
Film pertama Joko Anwar, Janji Joni, sukses secara komersial dan mendapat pujian dari kritikus dalam dan luar negeri dan berhasil menembus 30 festival film internasional bergengsi termasuk di Tokyo, Pusan, Barcelona, Hong Kong, dan Seattle. Janji Joni juga terpilih sebagai film terbaik 2005 oleh majalah TEMPO dan Joko mendapat nominasi untuk Emerging Filmmaker Award di New York Asian American Film Festival. KALA adalah film keduanya, sebuah thriller yang menggunakan style film noir. Joko kembali bekerja sama dengan cinematographer Ipung Rahmat Syaiful dan sekelompok kru film yang telah memenangkan beberapa penghargaa. KALA di-shoot selama 31 hari di 27 lokasi di empat kota. Sebagian besar lokasi adalah di Kota Lama, Semarang, di mana bangunan-bangunan didirikan oleh Belanda dan tetap dipertahankan sebagaimana aslinya.Fachri Albar, 26, yang berperan sebagai jurnalis penderita narkolepsi bernama Janus, sebelumnya mencengangkan penonton di Jakarta Undercover, sebuah thriller yang skenarionya ditulis oleh Joko Anwar sebagai penari transeksual. Ario Bayu, 22 tahun, memerankan karakter yang jauh lebih tua dari usianya, polisi detektif bernama Eros. Ini adalah penampilan perdana Ario Bayu di peran utama. Fahrani sebelumnya dikenal sebagai model internasional. Diajak Joko Anwar bermain sebagai Ranti setelah Joko melihat penampilannya yang mengagumkan dalam sebuah FTV. Shanty yang sebelumnya mendapat pujan untuk penampilannya dalam Berbagi Suami, di sini berperan sebagai istri Janus bernama Sari. KALA juga penampilan layar lebar Tipi Jabrik, surfer professional yang juga dikenal sebagai model iklan.Beberapa pemain senior juga berperan dalam KALA, termasuk Franz Tumbuan, August Melasz, Rima Melati, Sujiwo Tejo, Arswendi Nasution, dan Yose Rizal Manua.KALA adalah produksi layar lebar MD Pictures yang diproduseri oleh Dhamoo dan Manoj Punjabi.